Jumat, 16 November 2018
Penyebab dan Cara Mencegah Hipertensi

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang memiliki tekanan darah tinggi. Ada faktor penyebab tekanan darah tinggi yang tidak dapat dikendalikan. Ada juga yang dapat dikendalikan sehingga bisa mengatasi penyakit darah tinggi ini. Beberapa faktor tersebut antara lain:
a. Keturunan
Faktor ini tidak bisa dikendalikan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi. Jadi jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik.
Faktor ini tidak bisa dikendalikan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi. Jadi jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik.
b. Usia
Faktor ini tidak bisa dikendalikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika usia seseorang bertambah, maka tekanan darah pun akan meningkat. Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal.
Faktor ini tidak bisa dikendalikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika usia seseorang bertambah, maka tekanan darah pun akan meningkat. Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal.
Apa Itu Hipertensi dan Apa Gejalanya
Definisi
Apa itu hipertensi (tekanan
darah tinggi)?
Hipertensi adalah nama lain dari tekanan darah tinggi.
Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang
mendorong dinding pembuluh darah (arteri). Kekuatan tekanan darah ini bisa
berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi oleh aktivitas apa yang sedang
dilakukan jantung (misalnya sedang berolahraga atau dalam keadaan
normal/istirahat) dan daya tahan pembuluh darahnya.
Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140
mmHG merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh
tubuh. Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada bacaan diastolik, ketika
jantung dalam keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.
Perlu diketahui bahwa tekanan sistolik adalah tekanan
maksimal karena jantung berkontraksi, sementara tekanan diastolik adalah
tekanan terendah di antara kontraksi (jantung beristirahat).
Tekanan darah normal berkisar di angka 120/80 mmHG. Saat angka sistolik dan diastolik berada di
kisaran ini, maka Anda dapat disebut memiliki tekanan darah normal. Seseorang
baru disebut memiliki darah tinggi atau mengidap hipertensi jika hasil
pembacaan tekanan darah menunjukkan 140/90 mmHG. Tekanan darah yang
terlalu tinggi akan mengganggu sirkulasi darah.
Menurut
perkumpulan dokter jantung di Amerika Serikat, AHA, pada tahun 2017, tekanan
darah diklasifikasikan sebagai berikut:
- Normal: berada
di bawah 120/80 mmHg.
- Meningkat: berkisar
antara 120-129 untuk tekanan sistolik dan < 80 mmHg untuk tekanan
diastolik.
- Hipertensi tingkat 1: 130/80 mmHg hingga 139/89 mmHg.
- Hipertensi tingkat 2: 140/90
atau lebih tinggi.
Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140
mmHG merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh
tubuh. Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada bacaan diastolik, ketika
jantung dalam keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.Amlodipine
Amlodipine
adalah obat calcium channel blockers untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
Amlodipine bekerja melebarkan pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir
lebih mudah. Obat ini dapat digunakan sebagai kombinasi dari obat lain untuk
mengobati tekanan darah tinggi atau digunakan mandiri. Menurunkan tekanan darah
tinggi membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.
Amlodipine
juga digunakan untuk mencegah beberapa jenis nyeri dada (angina). Obat ini
dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan Anda untuk berolahraga dan
menurunkan frekuensi serangan angina. Obat ini tidak boleh digunakan untuk
mengobati serangan nyeri dada ketika kondisi tersebut terjadi. Gunakan obat
lain (seperti nitrogliserin sublingual) untuk meringankan serangan nyeri dada
seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.
Amlodipine
bekerja dengan cara melemaskan dinding dan melebarkan diameter pembuluh darah.
Efeknya akan memperlancar aliran darah menuju jantung dan mengurangi tekanan
darah dalam pembuluh.
Obat
ini juga menghalangi kadar kalsium yang masuk ke sel otot halus di dinding
pembuluh darah jantung. Kalsium akan membuat otot dinding pembuluh darah
berkontraksi. Dengan adanya penghambatan kalsium yang masuk, dinding pembuluh
darah akan menjadi lebih lemas.
Tentang Amlodipine
Golongan
|
Calcium-channel blocker (antagonis kalsium)
|
Kategori
|
Obat resep
|
Manfaat
|
Mengatasi hipertensi
dan serangan angina
pectoris
|
Dikonsumsi oleh
|
Dewasa dan anak-anak
umur 6 ke atas
|
Kategori kehamilan
dan menyusui
|
Kategori C: Studi pada binatang percobaan
memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi
terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya
manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
|
Bentuk obat
|
Tablet
|
Penyebaran dan Pencegahan Penularan TBC
TBC atau Tuberkulosis adalah penyakit pernapasan kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan kasus TBC paru terbanyak setelah India. Data terbaru dari Profil Kesehatan Indonesia milik Kemenkes melaporkan ada 351.893 kasus TBC di Indonesia pada tahun 2016. TBC adalah penyakit yang sangat menular. Simak cara mencegah penularan TBC di bawah ini.
Bagaimana cara penyebaran TBC?
Bakteri
penyebab TBC, Mycobacterium tuberculosis, menyebar ketika penderita
TB mengeluarkan dahak atau cairan liur dari mulutnya yang berisi kuman tersebut
ke udara — misalnya saat batuk, bersin, berbicara, bernyanyi, meludah, atau bahkan tertawa —
dan kemudian dihirup oleh orang lain di sekitarnya.
Apa Itu Tuberkulosis, Gejala dan Penyebabnya
Apa Itu Tuberkulosis?
Tuberkulosis
(TB) yang juga dikenal dengan singkatan TBC, adalah penyakit menular paru-paru
yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini ditularkan dari penderita TB aktif yang batuk dan
mengeluarkan titik-titik kecil air liur dan terinhalasi oleh orang sehat yang
tidak memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit ini.
TB
termasuk dalam 10 besar penyakit yang menyebabkan kematian di dunia. Data WHO
menunjukkan bahwa pada tahun 2015, Indonesia termasuk dalam 6 besar negara
dengan kasus baru TB terbanyak.
Gejala dan Jenis Tuberkulosis
Saat tubuh
kita sehat, sistem kekebalan tubuh dapat memberantas basil TB yang masuk ke
dalam tubuh. Tapi, sistem kekebalan tubuh juga terkadang bisa gagal melindungi
kita.
Basil TB
yang gagal diberantas sepenuhnya bisa bersifat tidak aktif untuk beberapa waktu
sebelum kemudian menyebabkan gejala-gejala TB. Kondisi
ini dikenal sebagai tuberkulosis laten. Sementara basil TB yang sudah
berkembang, merusak jaringan paru-paru, dan menimbulkan gejala dikenal
dengan istilah tuberkulosis aktif.
RIFAMPISIN
1. 1.
Tuberculosis (TBC)
2.
Kusta
3.
Legionnaires’s disease
4.
Brucellosis dan infeksi stafilokokus
serius
Obat ini bekerja dengan cara
menghentikan pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri.
Tentang Rifampicin
Jenis obat
|
Antibiotik
|
Golongan
|
Obat resep
|
Manfaat
|
Mengobati infeksi tuberculosis dan
kustaMencegah infeksi bakteri N.
meningitidis dan Hib
|
Dikonsumsi oleh
|
Dewasa dan anak-anak
|
Kategori kehamilan dan menyusui
|
Kategori C: Studi
pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin,
namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh
digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko
terhadap janin.Pada ibu menyusui, rifampicin dapat diserap ke dalam ASI dan
dicurigai dapat berisiko menimbulkan tumor pada anak. Obat ini tidak boleh
digunakan selama menyusui, diskusikan mengenai risiko dan manfaatnya kepada
dokter.
|
Bentuk obat
|
Tablet, kapsul, sirop
|
Kamis, 15 November 2018
TIPS MENCEGAH TERJADINYA MAAG
Untuk mencegah
terjadinya sakit maag, baik yang disebabkan oleh stress atau ulkus atau infeksi
bakteri; ada beberapa perubahan gaya hidup yang dapan Anda lakukan seperti :
·
Hindari konsumsi
makanan yang dapat mengiritasi lamgung seperti makanan pedas dan asam
seperti tomat dan jeruk. Hindari juga minuman bersoda, kafein,
serta makanan pemicu sakit maag seperti cokelat dan mint., digoreng, atau
berlemak untuk mengurangi jumlah asam lambung dan memberikan lambung Anda cukup
waktu untuk sembuh
ANTASIDA
Antasida (antacid) adalah obat yang digunakan untuk menetralkan kadar asam di dalam lambung. Pada dasarnya lambung membutuhkan asam yang berperan pada proses pencernaan serta membunuh bakteri berbahaya yang ada di makanan. Namun, ketika lambung terlalu banyak mengandung asam, kondisi tersebut dapat menimbulkan sakit maag, dengan gejala berupa nyeri ulu hati, sering bersendawa, dan perut kembung.
Komposisi Antasida :
1. Alumunium Hidroksida
2. Magnesium Hidroksida
Tentang Antasida
| Golongan | Antasida |
| Kategori | Obat bebas |
| Manfaat | Menetralkan asam lambung |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Kategori kehamilan dan menyusui | Bagi ibu hamil dan menyusui, antasida tergolong aman selama penggunaannya masih sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Sebisa mungkin tidak menggunakan obat tanpa anjuran dokter. |
| Bentuk obat | Suspensi, tablet dan kaplet kunyah |
Peringatan:
- Jangan berikan antasida pada anak-anak di bawah 12 tahun tanpa anjuran dokter. Beberapa produk antasida tidak diperuntukkan bagi anak usia
- Hati-hati dalam menggunakan antasida jika sedang atau pernah menderita tukak lambung, perdarahan, penyakit hati, penyakit ginjal, atau penyakit jantung.
- Penggunaan antasida oleh pasien berusia di atas 60 tahun harus dengan anjuran dan pengawasan dokter.
- Beberapa jenis antasida mengandung natrium atau sodium (garam) tinggi. Hati-hati jika Anda tengah menjalankan diet rendah garam, memiliki tekanan darah tinggi, atau menderita sirosis.
- Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk suplemen dan produk herba.
- Segera temui dokter apabila terjadi reaksi alergi atau overdosis.
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)

