Jumat, 16 November 2018

Amlodipine

Apa Itu Amlodipine?
Amlodipine adalah obat calcium channel blockers untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Amlodipine bekerja melebarkan pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah. Obat ini dapat digunakan sebagai kombinasi dari obat lain untuk mengobati tekanan darah tinggi atau digunakan mandiri. Menurunkan tekanan darah tinggi membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal.
Gambar terkaitAmlodipine juga digunakan untuk mencegah beberapa jenis nyeri dada (angina). Obat ini dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan Anda untuk berolahraga dan menurunkan frekuensi serangan angina. Obat ini tidak boleh digunakan untuk mengobati serangan nyeri dada ketika kondisi tersebut terjadi. Gunakan obat lain (seperti nitrogliserin sublingual) untuk meringankan serangan nyeri dada seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.
Amlodipine bekerja dengan cara melemaskan dinding dan melebarkan diameter pembuluh darah. Efeknya akan memperlancar aliran darah menuju jantung dan mengurangi tekanan darah dalam pembuluh.
Obat ini juga menghalangi kadar kalsium yang masuk ke sel otot halus di dinding pembuluh darah jantung. Kalsium akan membuat otot dinding pembuluh darah berkontraksi. Dengan adanya penghambatan kalsium yang masuk, dinding pembuluh darah akan menjadi lebih lemas.

Tentang Amlodipine

Golongan
Calcium-channel blocker (antagonis kalsium)
Kategori
Obat resep
Manfaat
Mengatasi hipertensi dan serangan angina pectoris
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak umur 6 ke atas
Kategori kehamilan dan menyusui
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Bentuk obat
Tablet

Peringatan:

  • Obat ini bisa membuat kepala terasa pusing. Hindari mengemudi, mengoperasikan peralatan berat, atau melakukan aktivitas yang butuh kewaspadaan dan konsentrasi, khususnya pada orang tua.
  • Tidak disarankan meminum banyak jus grapefruit. Kandungan bahan kimia dalam grapefruit bisa meningkatkan kadar amlodipine di dalam aliran darah.
  • Jangan memberikan obat ini pada orang lain tanpa resep dokter meskipun mereka memiliki kondisi yang sama. Penggunaan obat secara sembarangan bisa berbahaya.
  • Beri tahu dokter jika memiliki riwayat gangguan liver, jantung, pembuluh darah jantung, serangan jantung, dan tekanan darah rendah.
  • Jika alergi atau overdosis terjadi, segera temui dokter.

Dosis Amlodipine

Dosis yang biasanya dianjurkan untuk orang dewasa adalah 5-10 mg per hari. Dosis untuk orang tua lebih rendah, yaitu 2,5 mg per hari. Sedangkan dosis untuk anak-anak dan remaja adalah 2,5-5 mg per hari. Dosis akan disesuaikan dengan kondisi dan respons pasien terhadap obat ini.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Amlodipine

Semua obat berpotensi menyebabkan efek samping, tapi tidak semua orang akan mengalaminya. Ketika pertama kali mengonsumsi amlodipine, Anda mungkin akan mengalami sakit kepala, rasa panas dan kegerahan. Gejala ini umumnya akan membaik dalam beberapa hari.
Bicarakan dengan dokter jika mengalami efek samping berkepanjangan dan menyulitkan Anda. Beberapa efek samping lain yang mungkin terjadi adalah:
  • Merasa lelah atau pusing.
  • Jantung berdegup kencang.
  • Merasa mual dan tidak nyaman di bagian perut.
  • Pergelangan kaki membengkak.

Jika mengalami reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, pembengkakan pada wajah, lidah atau tenggorokan, sakit kepala parah dan kesulitan bernapas, hentikan pemakaian dan segera temui dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar