Info Lainnya

Cara Menjaga Kadar Gula Darah Tetap dalam Kadar Normal

Menjaga kadar gula darah agar sesuai yang direkomendasikan oleh dokter memang merupakan hal yang tak mudah. Pasalnya, banyak hal yang membuat kadar gula darah berubah secara tiba-tiba. Berikut beberapa cara terbaik untuk membantu Anda mencapai dan mempertahankan kadar gula darah yang normal.
1. Konsumsi makanan yang tepat
Mengonsumsi makanan sehat adalah landasan hidup sehat, baik bagi penderita diabetes ataupun tidak. Bukan berarti Anda harus menghindari mengonsumsi karbohidrat atau gula ketika mencoba untuk menjaga gula darah kembali normal. Hanya saja, Anda perlu asupan yang seimbang dari protein atau lemak.  
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah upayakan untuk mengonsumsi makanan dalam bentuk aslinya, bukan olahan.  Semua makanan yang mengandung proteinserat dan lemak sehat dapat membantu menstabilkan gula darah, terutama ketika Anda mengkonsumsi karbohidrat atau gula seperti kentang, buah atau biji-bijian. Hal ini mampu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, membantu mengontrol nafsu makan, dan juga berperan dalam proses metabolisme dan pencernaan.
Tidak kalah penting, minum cukup air. Pasalnya air selain mencegah dehidrasi mampu membantu ginjal menghalau risiko kelebihan gula darah melalui urin.
2. Olahraga teratur
Sudah tidak diragukan lagi jika olahraga memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh. Olahraga jangka pendek membantu sel-sel di otot Anda mengambil lebih banyak glukosa yang mengubahnya menjadi energi, sehingga mampu menurunkan gula darah. Sedangkan olahraga jangka panjang akan membuat sel-sel lebih responsif terhadap insulin dan membantu mencegah resistensi.
Luangkan waktu untuk berolahraga setidaknya 30 menit sampai 60 menit dalam sehari selama 3 kali seminggu seperti berlari, bersepeda, berenang, atau hanya sekedar jalan santai. Lakukan olahraga yang Anda sukai yang memungkinkan Anda bergerak. 
3. Kendalikan stres
Stres yang berlebihan sebenarnya dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat akibat peningkatan pelepasan kortisol alias hormon stres. Stres memicu siklus hormonal bagi banyak orang. Akibatnya tidak hanya membuat gula darah meningkat, namun juga cenderung membuat keinginan untuk terus makan terlebih makanan yang manis.
Penelitian telah menemukan bahwa penghilang stres alami adalah olahraga, yoga, meditasi dan menggunakan minyak esensial (seperti lavender, mawar dan kemenyan) yang bisa membantu penderita diabetes dan orang-orang dengan resistensi insulin bisa lebih rileks. Cara lainnya untuk menghilangkan stres adalah dengan menghabiskan lebih banyak waktu di luar rumah, seperti bertemu dengan teman, sahabat, ataupun pasangan yang membuat suasana hati menjadi lebih baik.
4. Istirahat yang cukup
Beristirahat yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, bahkan hal ini merupakan kebiasaan sehat yang mampu mengelola kadar hormon. Sebuah penelitian menunjukkan ketika ritme sirkadian (penentu jam biologis tubuh alami) terganggu, maka akan memicu gula darah tinggi atau meningkatkan risiko diabetes.
Tidur terlalu sedikit, akan menyebabkan kualitas tidur yang buruk atau tidur pada waktu yang salah dapat mengganggu sekresi insulin. Idealnya tidur yang baik berkisar antara tujuh sampai sembilan jam per malam. Apalagi didukung dengan jadwal tidur dan bangun yang normal.
Tidur yang cukup dapat menyeimbangkan hormon, menghindari stres, dan memiliki energi yang cukup untuk berolahraga Anda atau beraktivitas pada esok harinya.
5. Rutin mengecek gula darah
Mengukur dan memantau kadar glukosa darah menggunakan glucose-meter juga dapat membantu Anda mengendalikan gula darah. Hal ini mampu mengontrol kadar gula darah pada batas normal, dan membantu Anda menentukan apakah Anda perlu melakukan penyesuaian dalam mengonsumsi makanan atau obat-obatan nantinya.
Rutin mengecek gula darah juga akan membantu Anda mengetahui bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap makanan tertentu. Cobalah mengukur kadar gula Anda setiap hari, dan pastikan jika kadar gula Anda selalu berada pada batas normal.
6. Mengontrol porsi makan
Mengontrol porsi makan akan membantu mengatur asupan kalori dalam tubuh, dan secara tidak langsung mampu menurunkan berat badan. Akibatnya, mengontrol berat badan dapat menghasilkan kadar gula darah yang sehat. Hal ini juga telah terbukti mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Berikut adalah beberapa tips untuk mengontrol porsi makan:
·   Perhatikan ukuran dan berat makanan
·   Gunakan piring yang lebih kecil
·   Hindari  makan di restoran all-you-can-eat
·   Baca label kandungan makanan dan lihat seberapa besar porsinya
·   Membuat jurnal makanan
·   Makan perlahan-lahan

  Tips Sebelum Melakukan Diet


Saat ini banyak orang yang tidak melakukan pola hidup yang sehat sehingga banyak yang mengalami kelebihn berat badan. Jika dibiarkan tidak menutup kemungkinan seseorang mengalami obesitas. Hal ini dapat menyebabkan seseorang mudah terkena penyakit seperti penyakit jantung dan stroke. Untuk menghindari hal tersebut maka diperlukan penurunan berat badan agar berat badan ideal yaitu dengan diet. Banyak orang yang menyalahkan arti diet dengan mengurangi makana secara drastis atau bahkan tidak makan. Lantas, apa saja yang harus dilakukan saat diet? Yuk, simak rangkuman selengkapnya berikut ini.

1. Minum Air Putih
Pola hidup memang benar-benar harus Anda ubah ketika ingin diet. Seperti mengganti minuman manis dengan air putih. Mengonsumsi air putih dapat membantu mengurangi dehidrasi. Tubuh akan dibuat kenyang hingga Anda bisa menekan kalori yang masuk ke tubuh.

2. Katakan Tidak untuk Gorengan
Anda suka makan gorengan? Sebaiknya hentikan saat ini juga. Ketahuilah jika makanan berbalut tepung yang digoreng mengandung lemak jahat yang sangat tinggi dan tidak baik untuk kesehatan. Biasakan diri untuk mengonsumsi makanan rebus.

3. Makan 3 Kali Sehari
Ada baiknya Anda jangan melewakan sarapan karena sarapan dengan porsi cukup dapat menjaga stamina. Selain itu, sarapan dapat mengurangi berat badan karena mencegah Anda memakan banyak kalori saat makan siang.
Anda juga bisa makan camilan sehat 2 jam sebelum makan siang dan camilan sehat lainnya 2 jam setelah makan siang serta sebelum makan malam. Namun perlu diingat dengan porsinya yang sedikit.

4. Berolahraga
Olahraga apapun dapat Anda lakukan di rumah dan tidak harus yang berat. Sebut saja, jika Anda tidak kuat push-up lantai, gantilah dengan gerakan push-up dinding yang lebih mudah.
Anda juga dapat mencari referensi gerakan lain yang disesuaikan dengan kemampuan Anda. Jangan lupa, lakukan olahraga secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Tidur
Tidur yang cukup jadi satu kunci untuk dapat menurunkan berat badan. Mengapa? Efek negatif begadang adalah Anda cenderung makan malam sebelum tidur. Maka dari itu, mulailah tidur sekitar pukul 21.00 sampai 23.00 untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Tidurlah selama 7-8 jam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar